Selasa, 01 Juli 2014

Ayam Bronik (Ayam Broiler Organik) Tanpa faksin dan Obat Kimia


Ayam Bronik,Ayam Broiler Organik yang tidak memkonsumsi bahan-bahan kimia, dari Vaksin maupun Vitamin, Ayam dipelihara secara alami dengan pakan Konsentrat buatan sendiri sehingga terbebas dari BAHAN KIMIA, Hal ini mempunya kelebihan yang khas dibandingkan dengan ayam broiler lainya.

broiler organik

Ayam yang mengkonsumsi  menggunakan pola kimia atau menggunakan obat-obatan kimia akan menghasilkan residu pada produktifitas ternak termasuk daging. Telur dan sebagainya. Hal itu akan menimbulkan persoalan kesehatan pada manusia yang mengkonsumsinya, karena sifat dari kimia tidak bisa diurai dalam metabolisme tubuh manusia, residu tersebut akan menjadi toksin atau racun di dalam darah dan saluran pencernaan yang semakin lama semakin dominan. Lama kelamaan sistem metabolisme terganggu, akibatnya tubuh terasa lemas, mudah sakit, dan tidak jarang sampai menjadi penyakit akut seperti Kanker, Jantung, Diabetis, Hipertensi, Stroke, Asam Urat, kolestrol, dll. 


Memperhatikan arti petingnya menjaga kesehatan, dengan menghindari akibat buruk yang ditimbulkan jika mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung residu. Kini semakin hari jumlah orang yang sadar makanan sehat makin bertambah jumlahnya, seiring dengan semakin pahamnya menjaga kesehatan diri. Tentu hal ini menjadi sebuah peluang bagi mereka yang tanggap kebutuhan masyarakat tentang protein hewani, khususnya AYAM BRONIK. 
Masyarakat tentu akan memilih ayam yang sehat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Baik dikonsumsi sendiri maupun untuk keperluan jamuan dalam suatu acara. 

Ayam BRONIK memiliki ciri khas : 

  1. Saat mentah kulit terasa kesat.
  2. Saat mentah aromanya segar, tidak amis 
  3. Saat direbus nyaris tidak ada buih, sehingga kuahnya aman untuk kaldu 
  4. Saat direbus aromanya segar 
  5. Saat digoreng cepat kering 
  6. Bobot lebih berat, badannya jika dipegang terasa sintal 
  7. Tidak mudah busuk saat mentah, dan tidak mudah basi jika sudah dimasak 
  8. Bumbu cepat terserap dalam daging AYAM BRONIK, sehingga hemat bumbu dan waktu.

Perbedaan ayam pola pabrik dengan pola BRONIK:
pola pabrik : warna kaki putih pucat
pola Bronik : Warna kaki kuning cerah

pola pabrik :untuk mencapai bobot 2 kg perlu waktu 39 hari
pola Bronik :untuk mencapai bobot 2 kg perlu waktu 31 hari

pola pabrik : kotoran baunya menyengat
pola Bronik : kotoran baunya minim banget, hampir tidak baubrik

pola pabrik : dagingnya terasa lembek
pola bronik : dagingnya mirip ayam kampung, keset, kenyal


Bahan Pakannya kira - kira Apa ya gan?


Nah ini gan komposisinya  :-D

check this out!






Bahan-bahan Pakan Ayam Bronik untuk difermentasi :
1. Jagung Giling 25%
2. Katul halus 25%
3. Karak (Nasi Aking Kering) 10%
4. Sayuran, bisa (Kangkung, Sawi, Sedaer, Bayam, Krokot, Gedebog) 15%
5. Konsentrat (511 bravo) 15%
6. Tempe Menjes/ampas tahu 5 %
7. Tepung Ikan 5%
8. 10 cc Bio Organik (untuk bahan 10 Kg)
9. Air 10 liter

semua bahan dicampur (diurap), kemudian difermentasi selama 24 jam.
setelah itu bisa digiling dijadikan butiran, atau langsung diberikan sebagai pakan.
selamat mencoba. lebih lanjut bisa sms : 085 635 695 99 pak (embasjori)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar